10 Kiat Cara Bersikap Romantis Dalam Rumah Tangga Ala Rasulullah

6 min read

Bagaiman-romantisme-dalam-rumah-tangga-ala-rasulullah

Tips Tetap Romantis Meski Bukan Pengantin Baru

Bagaiman-romantisme-dalam-rumah-tangga-ala-rasulullah

Menikah menjadi satu-satunya bukti keseriusan 2 insan dalam membangun sebuah hubungan, maka dari itu dalam islam tak dikenal yang namanya pacaran, ada juga pacaran setelah menikah, makanya kalo mau pacaran ya nikah dulu. ^_^

Oh ya, pernikahan itu bukan hanya penyatuan 2 lawan jenis anak adam saja, melainkan menyatukan 2 keluarga besar yang mungkin dulunya tak saling mengenal bahkan terpisah oleh kota, negara, serta budaya yang berbeda. Namun setelah terjadinya sebuah pernikahan tersebut 2 keluarga menyatu, saling mencintai dengan niat satu beribadah kepada Allah Ta’ala.

 

Lalu, sebenarnya apa sih tujuan menikah?
Nah, sebelumnya Yuk kita buka dan renungkan kembali firman Allah dalam Q.S. Ar-Rum : 21 ( Silakan dibuka Qur’annya, yang sudah menikah boleh tuh sama pasangannya; yang masih sendiri, sabar dulu dan segera temukan pasanganmu setelah membaca ini yaa. Hehe).

Firman Allah Q.S Ar-Rum : 21
Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir“. (QS. Ar-Rum: 21).
Sahabat, mungkin sebagian kita belum memahami apa hakikat sebenarnya tujuan dari sebuah pernikahan. Ada yang menikah hanya karena mencintai si DOI, padahal menikah dalam Islam dipandang tinggi dan bernilai ibadah. Dimulai dengan sebuah akad sakral yang disebut dengan ijab dan Kabul. Begitu sakralnya hingga Allah SWT menyebutnya dengan Mitsaqan ghalizha (Ikat yang kuat).

Tujuan menikah, seperti yang disebutkan ayat diatas “ Supaya kamu cenderung dan merasa tentram “. Allah menciptakan segala sesuatu dengan berpasang-pasangan, pagi dan malam, sedih dan bahagia, begitu pula kamu dan aku. Jadi, jangan takut kehabisan stok ya, yang belum menikah sabar dan teruslah memperbaiki diri mungkin stok terbaik untukmu masih Allah simpan dulu :D. Allah ciptakan pasangan hidup dari golonganmu sendiri, agar kamu merasa tentram, sakinah, nyaman dan tujuan pernikahan selanjutnya adalah untuk melanjutkan keturunan, melahirkan generasi yang sholih dan sholihah penebar dakwah dan pejuang islam. Aamiin

Memberi rasa nyaman dan tentram, apakah setelah menikah rumah tangga akan selalu adem ayem seperti yang sering dipikirkan oleh para pasangan sebelum menikah? Heem, katanya sih menikah itu cuma indah dan manis diawal saja. Duh apakah benar? Jangan galau dulu ya yang sebentar lagi mau menikah 😀 SIAP MENIKAH, tentu saja anda harus siap siaga menghadapi berbagai realita kehidupan pernikahan, bagaimana menjaga bahtera rumahtangga yang telah dibangun bersama, menjaga kapal yang sudah dilayarkan bersama dengan dia sebagai nahkodanya. Ternyata oh ternyata, menikah itu tak semudah dan semanis yang dibayangkan namun tak seseram dan sesadis yang dipikirkan juga, hehe

Menikah itu tak hanya hidup bersama selama sehari dua hari ya, tapi seumur hidup loh makanya pilihlah pasangan yang memberi ketentraman, bagi wanita carilah seorang lelaki yang bisa menjadi imam dan panutan dalam hidup dan keluargamu kelak. Lelaki yang tak hanya manis diawal, tapi juga tetap romantis meski usia pernikahan kian menua. Seperti Rasulullah Shallahu Alaihi Wassalam, rasul tercinta kita-pun merupakan sosok suami yang sangat romantis terhadap istrinya.

Mau tahu gimana sih romantisnya Rasulullah terhadap para isteri-isterinya? Berikut Tips menjaga keROMANTISan meski usia pernikahan sudah tua dan bukan pengantian baru Yang jomblo jangan baper yaa… InsyaAllah semua akan indah dan cie-cie pada waktunya, tentunya setelah menikah 😀

1# Suamiku Romantis, Selalu Membukakan Pintu Untuk Istrinya Baik Saat Di Kendaraan, Rumah Maupun Yang Lain

Karena wanita itu akan merasa bahagia dan dicinta meski oleh hal kecil sekalipun, salah satunya diperlakukan baik oleh suami meski hanya dengan membukakan pintu mobil untuk istri tercinta (bagi yang punya mobil ya, kalo tak punya bisa pintu rumah juga kok, silakan praktikan !! Hehe).
Jadikan istrimu bagaikan ratu, memang iyakan? Ia adalah ratu dalam hidupmu, putri dari seorang ayah yang kemudian kau jadikan ratu dalam rumahtanggamu, maka perlakukanlah ia dengan sebaik-baiknya. Seperti disebutkan dalam sebuah hadist :
Dan aku adalah orang yang paling baik kepada keluarga”(HR Bukhari dan Muslim).

Pernah nonton film romantis?
Atau film korea yang romantis pisan katanye? Ah, apalagi pas melihat ada adegan seorang pasangan pria yang membukakan pintu mobil untuk kekasihnya. Maka , sebelum ada film romantis itu pun Rasulullah SAW telah melakukan hal serupa juga. Tapi tentunya bukan pintu mobil, karena saat itu belum ada mobil:D
Dalam sebuah hadist disebutkan, Rasulullah merelakan lututnya untuk menjadi pijakan istrinya saat naik unta.

Dari Anas, dia berkata: Kemudian kami pergi menuju Madinah (dari Khaibar). Aku lihat Nabi SAW menyediakan tempat duduk yang empuk dari kain di belakang beliau untuk Shafiyyah. Kemudian beliau duduk di samping untanya sambil menegakkan lutut beliau dan Shafiyyah meletakkan kakinya di atas lutut beliau sehingga dia bisa menaiki unta tersebut. (HR Bukhari).
Hayo lebih romantis mana? Tak hanya romantis dan menumbuhkan rasa cinta, tapi juga memberikan pahala bagi satu pasangan tersebut loh.. Maa Syaa Allah

2# MengISTIMEWAkan Isteri Dengan Panggilan Sayang

Memanggil dengan panggilan sayang merupakan salah satu cara mengistimewakan seorang istri, apalagi seorang wanita yang cenderung akan merasa dicintai dan dihargai jika mendapat sapaan manis dari suaminya. Panggilan sayang kepada seorang istri juga dicontohkan oleh Rasulullah loh, beliau memanggil Aisyah RA dengan panggilan “ Yaa Humairahku” yang artinya wahai yang kemerah-merahan pipinya.

Rasul juga suka memanggilnya dengan sebutan Aisy atau Aisyi sebagai ungkapan romantis dan tahu kah? Dalam budaya arab penghilangan huruf terakhir dari nama seseorang itu diartikan sebagai tanda cinta/sayang dan panggilan manja. Ciyeh ciyeh Romantis yaa, panggilan sayang kamu apa nih para suami?
Karena wanita itu makhluk yang senang dengan kata-kata apalagi dari orang yang dicintai, istri mana yang tak bahagia mendapat panggilan sayang dari suaminya? Hehe,, ungkapan romantis yang indah adalah cara mengekspresikan rasa sayang dan cinta dengan sederhana dan bersahaja.

3# Makan Sepiring Berdua, Minum Segelas Berdua Masyaa Allah Sweetnya

Romantis itu tak perlu pergi makan ke restoran mewah, bintang banyak, dengan lilin-lilin cinta. Ah tidak kok, bagi pasutri (Pasangan suami-istri) Romantis itu… ketika bisa makan sepiring berdua dan minum segelas berdua. Maa Syaa Allah, bahkan pahalanya pun luarbiasa ^_^
Dari Aisyah Ra, beliau berkata :
Saya biasa minum dari gelas yang sama ketika haidh, lalu Nabi Shallallahu Alaihi Wassalam mengambil gelas tersebut dan meletakkan mulutnya di tempat aku meletakkan mulut, lalu beliau minum” (HR Abdurrozaq dan Said bin Manshur, dan riwayat lain yang senada dari Muslim.).
Dalam hadist lain juga disebutkan bahwa, Rasulullah SAW pernah minum di gelas yang digunakan Aisyah. Beliau juga pernah makan daging yang pernah digigit Aisyah.(HR Muslim No. 300).
Masyaa Allah, adakah yang lebih indah dari apa yang dicontohkan Rasulullah ini? Contoh terbaik dalam berumah tangga bahwasanya suami-istri itu harus hidup bersama, berpadu-padan dalam suka maupun duka, makan-minum pun sepiring berdua.. 😀

4# Menyuapi Istri Ketika Makan

Nah, selain makan sepiring berdua menyuapi istri saat makan juga jadi moment yang paling romatis, yang pastinya diinginkan dan dirindukan oleh para istri yang jarang sekali makan bersama suami, karena suami sering diluar rumah atau bekerja. Maka dari itu sempatkan dan lakukanlah hal kecil seperti ini yaa, untuk membangun kemesraan antara suami dan istri.

Tindakan yang terbilang kecil ini juga sering dilakukan oleh Rasulullah, dalam sebuah hadist disebutkan :
Saad bin Abi Waqosh RA berkata : Rasulullah Shallallahu Alaihi Wassalam bersabda : Dan sesungguhnya jika engkau memberikan nafkah, maka hal itu adalah sedekah, hingga suapan nasi yang engkau suapkan ke dalam mulut istrimu (HR Bukhori (VI/293) dan Muslim (V/71).

5# Menjaga dan Mengantar Istri Saat Bepergian

Setelah menikah, para wanita secara otomatis memiliki supir pribadi kan? Hehe, bukan begitu! maaf ya para suami 😀 maksudnya setelah menikah para istri tak perlu bingung jika hendak bepergian, karena ada suami yang siap sedia mengantarkan istri kemana saja, misalnya mengantarkan istri saat akan ikut kajian atau perkumpulan. Seperti yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW kepada Shafiyyah. Dalam sebuah riwayat disebutkan. Shafiyyah datang mengunjungi Nabi saat beliau sedang melakukan I’tikaf di 10 hari terakhir dibulan Ramadhan, lalu shafiyyah berbicara kepada nabi, kemudian berdiri kembali untuk pulang dan Rasulullah pun ikut berdiri untuk mengantarkannya pulang.

Dalam riwayat lain juga disebutkan bahwa, saat Rasulullah sedang di masjid, disampingnya ada istri-istri beliau. Kemudian mereka pergi untuk (pulang). Kemudian Nabi saw. berkata kepada Shafiyyah binti Huyay: Jangan terburu-buru, agar aku dapat pulang bersamamu’) (HR Bukhari dan Muslim).
Mengantar istri tak perlu dengan mobil mewah kok, dengan berjalan kaki bersama juga sudah bisa membuat istri bahagia. Asal jalannya jangan terlalu jauh, hehe
Nah.. Gimana para suami, masih malas nih mengantar istri ? ^_^

6# Tidak Pergi Sebelum Mencium Istri Ketika Hendak Berangkat dan Pulang Kerja

Hayoo siapa yang sering mencium istri terlebih dahulu sebelum bekerja?
Selain kata-kata romantis, ungkapan cinta juga bisa dilakukan dengan mencium istri saat hendak bekerja dan selepas bekerja. Memberikan ciuman kepada istri memberikan rasa hangat pada hati istri, menambah rasa cinta serta perasaan dikasihi dan dihormati sebagai seorang wanita. Untuk itu para suami, jangan lupa tinggalkan kecupan cinta di pipi istrimu sebelum berangkat kerja yaa.. ^_^

Aisyah berkata : Rasulullah Shallahu Alaihi Wassalam biasa mencium istrinya setelah berwudhu, kemudian beliau shalat dan tidak mengulangi wudhunya.(HR Abdur razaq).
Rasulullah SAW sering mencium Aisyah dan itu tidak membatalkan puasa (HR Nasai dalam Sunan Kubra II/204).

7# Memberikan Hadiah Yang Disukai Istri

Memang benar saling memberikan hadiah bisa menumbuhkan rasa cinta, tak hanya kepada suami-istri, memberikan hadiah kepada sahabat, saudara, adik, bahkan orang yang tak dikenal pun dapat menumbuhkan rasa cinta dan sayang. Hadiah yang diberikan tak selalu harus berupa barang, misalnya suami menyayikan sebuah lagu cinta atau puisi cinta untuk istrinya..kan sweet hehe..
Selain itu juga suami bisa memberikan hadiah yang mungkin sedang dibutuhkan istri tapi istri tak berani meminta, misalnya istri senang menjahit maka suami bisa membelikan mesin jahit untuknya, Nah selain membuat hati istri senang, suami juga bisa sekaligus dibuatkan baju kan.. 😀 atau istri hobby memasak, maka bisa tuh suami membelikan peralatan masak yang bagus dan terlengkap. Apapun hadiahnya, In Syaa Allah istri akan menerima dengan senang, karena baginya bukan seberapa bagus dan seberapa mahal yang suami berikan namun dibalik hadiah tersebut ada cinta yang tinggi dan hakiki.

8# Peluklah Istri Saat Tidur

Posisi tidur yang dicontohkan Rasulullah adalah miring ke kanan, lalu bagaimana jika tidur bersama suami dan istri?
Maka jawabannya, tetap sesuai Sunnah nabi yaitu suami isteri miring ke kanan, dengan posisi istri ada didepan dan suami dibelakang sambil memeluk istrinya. Dan usahakan isteri tidur terlebih dulu sebelum suami, lalu lihat dan pandangilah wajah bidadarimu yang sedang terlelap 😀 Wanita yang kau cintai itu sedang tidur melepaskan segala letihnya setelah seharian mengurus rumah dan suami. Peluklah ia, ciumlah dan biarkan ia semakin terlelap.

9# Membantu Istri Mengerjakan Pekerjaan Rumah Tangga

Meski suami sibuk bekerja diluar, namun jangan lupa mengerjakan pekerjan rumah tangga secara bersama juga dapat menjadikan kehidupan rumah tangga lebih harmonis. Hal tersebut juga dilakukan oleh Rasulullah sendiri, ketika bajunya sobek beliau langsung menjahitnya sendiri tanpa menunggu istrinya untuk menjahitkan. Dalam sebuah riwayat juga disebutkan, Aisyah berkata bahwa rasulullah juga ikut membantu beliau dalam mengerjakan pekerjaan rumah tangga.
Tak perlu gengsi dan takut harga diri turun, karena Rasulullah SAW sendiri juga telah mencontohkan bagaimana menjadi suami yang baik.

10# Mendinginkan Kemarahan Istri Dengan Mesra

Seperti kata pepatah jangan membalas api dengan api, begitu pula ketika istrimu sedang marah tunggulah hingga emosinya redam kemudian berbuat baiklah dan lakukanlah hal yang bisa membuatnya senang.
Hal yang dilakukan Rasulullah ketika Aisyah marah adalah memijit hidung Aisyah sambil berkata, Wahai Aisy, bacalah doa: Wahai Tuhanku, Tuhan Muhammad, ampunilah dosa-dosaku, hilangkanlah kekerasan hatiku, dan lindungilah diriku dari fitnah yang menyesatkan. (HR. Ibnu Sunni)

Nah, para suami jika istrimu sedang marah jangan balas kemarahannya dengan kemarahan lagi yaaa ^_^

Untuk itu menjaga keutuhan dan keharmonisan rumah tangga adalah tugas bersama, tak hanya tugas istri atau suami saja. 10 tips diatas adalah cara Rasulullah dalam memperlakukan istrinya. Romantis bukan?

Ayo ah para suami, biar lebih romantis dan disayang istri praktekkan 10 Tips romantis diatas ^_^

Semoga menjadi keluarga yang harmonis, penuh kehangatan dan keberkahan dan menjadi keluarga hingga Jannah-Nya. Aamiin.

Written by @ukhti_nuro

One Reply to “10 Kiat Cara Bersikap Romantis Dalam Rumah Tangga Ala…”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *