Seperti Apa Pakaian Muslimah Yang Syar’i Dalam Islam?

1 min read

Syarat Pakaian Muslimah

Islam itu indah; segala sesuatu ada aturannya, termasuk pakaian yang kita kenakan. Ada sebuah keharusan kala kita berpakaian terutama seorang wanita, yakni harus menutup aurat. Aurat wanita adalah seluruh tubuh kecuali wajah dan dua telapak tangan (Al Majmu’, 3: 122).

Oleh karena itu agar aurat seorang muslimah terjaga, maka harus memakai pakaian yang sesuai syari’at yang menutup aurat dan tidak berlebihan.

Ada beberapa syarat penting agar “muslimah mulia penuh izzah” benar-benar bisa menjadi teladan di medan dakwah, serta memberi kehangatan di rumah. Syarat pakaian ketika keluar rumah menemui yang bukan mahram:

  1. Tidak menampakkan bagian tubuh yang menimbulkan fitnah, tidak pula tipis seperti pakaian mode “you can see” atau pakaian-pakaian tradisional seperti kemben, basahan, kebaya yang menonjolkan buah dada, atau membentuk lekuk-lekuk tubuh wanita dan sebagainya.
  2. Bukan pakaian khusus yang dipakai orang laki-laki seperti celana di zaman sekarang ini. Sebab Rasulullah Saw pernah melaknat permpuan-perempuan yang menyerupai laki-laki dan laki-laki yang menyerupai perempuan.
  3. Bukan pakaian khusus atau kebesaran atau ritual yang bisa dipakai oleh orang-orang kafir seprti rahib Yahudi, suster Kristen dan penyembah-penyembah berhala. Misalnya memakai toga (pakaian resmi pembaptisan Yahudi). Sabda Rasulullah Saw.
    “Barang siapa menyerupai suatu kaum, maka dia itu termasuk dari golongan mereka.”(H.r. Thabrani).
  4. Khusyuk dan bersahaja, menjaga akhlak dan lisannya, dan menjauhkan gerak-gerak yang tidak baik pada tubuh maupun wajahnya. Firman Allah Ta’ala:
    Janganlah permpuan-perempuan melembut-lembutkan tutur katanya, sebab orang-orang yang hatinya ada penyakit akan menaruh perhatian. (Q.S. Al-Ahzab:32).
  5. Tidak ada niatan atau bermaksud untuk menarik perhatian kaum adam supaya mereka mengetahui apa yang disembunyikan baik dengan bau-bauan ataupun dengan bunyi-bunyian. Sehingga bagi kaum wanita diharamkan mengenakan parfum ketika keluar rumah karena bisa menimbulkan fitnah bagi kaum laki-laki.

Semoga bermanfaat dan jangan lupa dishare yah, jika merasa peduli terhadap sahabat. ^_^

Intisari dikutip dari: Buku Kado Nikah Untuk Pengemban Dakwah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *